Skip to content

DIFFICULTY OR OPPORTUNITY?

Juli 26, 2011
tags:

Apakah anda pernah dilanda kesulitan? Saya yakin, yang namanya manusia pasti pernah lah ya berhadapan dengan kesulitan. Mungkin kadarnya saja yang beda-beda. Kalaulah ada orang yang tidak pernah merasa kesulitan, pastilah ia manusia super luar biasa. Atau bisa jadi ia bukan manusia. Ini sih pendapat saya pribadi. Boleh setuju, boleh tidak. Jika anda pernah atau mungkin akrab dengan kesulitan, minimal saya tidak sendiri. Akhir-akhir ini saya sering merasa kesulitan memulai tulisan. Cuma berhubung di postingan sebelumnya saya sudah berjanji, maka artikel adalah wujud dari sebuah janji walaupun ada juga unsur keterpaksaannya.

Sejak dua bulan terakhir saya ikut mobil jemputan kantor. Saya tiba di kantor lebih pagi dibanding jika berkendara sendiri. Sebabnya? Karena dijemputnya lebih pagi sehingga berangkatnya juga lebih pagi. Ada beberapa karyawan yang tibanya di kantor bersamaan dengan saya. Ada juga yang bahkan sudah lebih dulu sampai di kantor dibanding saya. Saya perhatikan, mereka yang datang lebih pagi itu orangnya ya itu-itu juga. Iseng saya bertanya, kok bisa sampai di kantor pagi-pagi sekali? Setelah tanya-tanya, ternyata mereka adalah karyawan yang tempat tinggalnya jauh dari kantor. Jauh dari kantor kok datangnya lebih pagi?

Menurut mereka, karena letak rumah mereka jauh, butuh waktu perjalanan lebih lama sampai di kantor. Untuk itu mereka harus bangun lebih pagi, mandi lebih pagi, sarapan (kalau sempat) lebih pagi, dan berangkat lebih pagi. Jalanan lebih sepi jika berangkat lebih pagi. Artinya perjalanan bisa lebih cepat. Perjalanan lebih cepat artinya tidak terlambat sampai di kantor. Artinya, tidak perlu khawatir dimarahin atasannya. Artinya, mereka tidak perlu khawatir gaji dipotong gara-gara telat. Artinya, kalau gaji utuh bisa dipakai untuk ini-itu dan bayar cicilan sana-sini. Minimal, tidak dicemberutin istrinya di rumah gara-gara gajinya kurang. Kira-kira begitulah efek dominonya jika tidak terlambat.

Para karyawan yang datang lebih awal tersebut adalah gambaran orang yang sadar dengan ‘kesulitan’ yang mereka hadapi. Ibarat Lintang di novel Laskar Pelangi yang harus bersepeda 20 kilometer ke sekolah dan tak pernah telat kecuali saat bapaknya meninggal. Karena sadar punya keterbatasan, punya kesulitan, mereka bertindak mensiasati kesulitan tersebut. Sadar kalau rumahnya jauh, maka berangkat lebih pagi. Sementara yang rumahnya dekat kantor, “Berangkatnya entar aja. Toh cuma dekat ini. Paling sebentar juga dah nyampe!” Karena terlalu menyepelekan, jadinya malah telat beneran.

Sejatinya, kita perlu sadar diri. If you are aware about yourself, you can decide what the best thing for you. Jika tidak bisa matematika, maka diperlukan usaha dua-tiga kali lipat lebih keras dari orang yang jago matematika. Ini baru namanya sadar diri. Kemampuan mengetahui kesulitan dan keterbatasan akan membuat kita lebih bersungguh-sungguh dalam menentukan sikap terhadap apa yang harus dilakukan. Knowing your self is the key because it determines what action you are going to take.

Kesulitan bisa membuat orang lebih waspada, lebih bisa mengukur dirinya, dan lebih mampu membuat planning dan persiapan. Kemudahan dan kemewahan memang menyenangkan namun kadang melenakan dan suka tanpa sadar membawa orang pada kegamangan dan kehancuran. Jika sering diterpa kesulitan, walau sulit dimengerti dan tidak mudah dilakukan, bisa jadi kesulitan tersebut adalah jalan untuk mempersiapkan diri lebih keras, menemukan jalan baru, kreativitas baru, dan menumbuhkan semangat baru. A pessimist sees the difficulty in every opportunity; an optimist sees the opportunity in every difficulty.(*)

 

Banyumanik, 24 Juli 2011

(*) by Winston Churchill

3 Komentar leave one →
  1. Juli 26, 2011 10:14 pm

    ya, sadar diri memang harus dipunyai siapapun,,, nice article, sir,, keep sharing🙂

  2. pipit permalink
    Juli 27, 2011 2:19 pm

    weits…..?!?!….ada yang menarik di akhir artikel : “Banyumanik, 24 Juli 2011”
    itu tanah tumpah darah saya … wow !!!
    jangan2 sebenernya kita tetanggaan…. ^^v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: