Skip to content

KEEP DREAMING!

April 12, 2011
tags:

Berawal karena (sok) sibuk, terus karena saya liburan dan really want to enjoy my vacation. Setelah itu ada project special. Lalu keterusan, hingga akhirnya sudah hampir 2 bulan saya tidak memposting tulisan baru di blog sederhana ini. Ini periode terlama saya vakum menulis. Sudah satu setengah bulan pula saya tidak membuka blog ini sama sekali. Ini juga periode terlama saya tidak membuka  blog yang biasanya saya cek hampir setiap hari. Sampai saya berjanji, tidak akan membuka blog sebelum saya memposting tulisan baru. Akhirnya muncullah tulisan ini.

Project special yang saya maksud terkait dengan salah satu impian saya. Impian memiliki perpustakaan! Kalaulah ada benda yang selalu saya sayang, saya rawat, buku adalah jawabnya. Saya suka membaca. Saya selalu bisa menahan diri untuk belanja barang-barang tapi suka lupa diri jika belanja buku. Saya sering berpikir ulang untuk membeli barang berharga puluhan apalagi ratusan ribu, tapi suka tak berpikir panjang jika membeli buku. Karena buku itu special maka saya ingin agar ada ruangan special pula untuk menyimpannya. Karenanya saya bermimpi punya perpustakaan di rumah.

Sang Pemimpi dan Endensor karya Andrea Hirata-lah yang paling mempengaruhi saya tentang pentingnya bermimpi. Tidak perlu takut untuk bermimpi. Bermimpilah bahkan untuk impian besar sekalipun, demikian katanya. Semua penemuan-penemuan besar berawal dari mimpi para tokoh-tokoh hebat. Tokoh besar selalu mempunyai mimpi yang besar. Saya sepenuhnya setuju dengan teori mimpi ini bahkan sudah membuktikannya. Dengan kesetujuan saya terhadap teori mimpi itulah kenapa saya bermimpi punya perpustakaan dan sempat saya lontarkan pada postingan beberapa tahun lalu. Saat itu ya cuma sebatas impian, tidak tahu entah kapan akan terwujud.

Demi mewujudkan mimpi ini, maka semua proses pengerjaan perpustakaan ini saya kerjakan sendiri. Pengerjaan ruangan mulai dari mengosongkan ruangan, membersihkan ruangan, mengganti cat dinding, mengamplas cat lama, lalu memilih cat baru, mencat dinding dengan cat baru, finishing, dan menata ruangan, semua saya lakukan sendiri. Rak buku saya design sendiri. Hasilnya, yang jelas keringatan dalam arti sebenarnya. Pikiran juga harus dicurahkan untuk menata ruang mungil itu. Waktu jelas tersita, karena saya hanya bisa melakukannya di hari Sabtu dan Minggu. Waktu yang seharusnya untuk istirahat harus dialihkan demi mewujudkan project impian ini. Ada hal yang harus dikorbankan dan cukup melelahkan memang. Namun semua itu terbayar saat akhirnya saya punya ruangan khusus untuk membaca dan menyimpan semua buku-buku.

Mengapa dikerjakan sendiri? Alasannya karena budgetnya terbatas. Jika menunggu budget-nya cukup maka harus tertunda lagi. Saya tidak mau masalah budget ini jadi kendala. Maka bertekad saya kerjakan sendiri walau setelah itu badan jadi pegel-pegel nggak karuan.

Pelajaran yang saya petik dari sini, ternyata mewujudkan mimpi itu perlu tekad, usaha, dan pengorbanan. Bermimpi itu perlu, tapi mimpi perlu usaha dan realisasi. Apakah saya puas? Kelihatannya saya masih harus punya rak buku lagi karena masih tersisa 1 box kontainer yang terisi buku-buku. So, I have to make another one. It means, I have another dream to be realized! Jika sekarang saya melihat deretan buku-buku, saya bermimpi suatu saat nama saya ada dalam deretan buku-buku itu. I dream to have my own book. That’s another of my dreams!

Keep dreaming! Don’t be afraid to dream. Toh bermimpi tidak bayar kok, gratis!

  

Mangkang, 11 April 2011

One Comment leave one →
  1. Fadhil Ali permalink
    April 13, 2011 10:41 pm

    Nice post mas. Seseorang memang harus memiliki mimpi, tak kisah sebesar atau sesederhana apapun mimpi itu. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana mewujudkan “dream comes true” itu.

    Ditunggu nih mas “book” nya, he he he. Keep writing!

    [FS] Thanks Mas Fadhil….saya anggap doa ya sehingga saya amin-kan. Sekarang ini pokoknya di-impi-in dulu. Mudah-mudahan bisa terwujud….hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: