Skip to content

CATATAN CERIA AKHIR TAHUN

Januari 1, 2011

 

Akhir tahun 2010 ini memberikan suasana berbeda bagi saya terutama dalam hal pekerjaan. Saya mengakhiri tahun ini dengan suasana hati santai dan ceria. Jika bulan-bulan sebelumnya, saya harus meminta karyawan untuk lembur di hari Sabtu demi mengejar target output, bulan Desember kemarin, mereka cukup bekerja sampai hari Jumat. Jika bulan-bulan sebelumnya, di hari cut off tersebut karyawan harus bekerja sampai malam, bulan Desember kemarin tidak. Hampir semua departemen bekerja normal tanpa lembur. Dalam hal tambahan jam kerja di hari-hari lainnya, jumlah overtime di bulan Desember jauh menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya. Efisiensi juga lebih baik. Output yang dicapai juga mengagumkan. Tahun 2010 ditutup dengan output 2.5 kali lebih besar dari output bulan Januari. Maka saya bisa bilang, December is the best month of the year! We closed 2010 with a good number, relax, and smile. Perfecto!!

Karena tahun baru biasanya diawali dengan refleksi, maka jika melihat jauh ke belakang terutama di akhir 2009 dan awal tahun 2010, situasinya benar-benar berbeda 180 derajat. Boleh dibilang, selama karir professional saya, akhir tahun 2009 adalah masa dan tahun paling tidak “menyenangkan”. Terlalu banyak hal yang tak terduga dan menguras emosi saat itu. Akibatnya, saya memulai tahun 2010 dengan galau dan menyedihkan.

Saat memulai tahun 2010, dari 6 Department Head yang ada saat itu, 5 orang mengundurkan diri dalam waktu yang berdekatan. Bahkan di salah satu department, dari 3 supervisor, 2 orang mengundurkan diri. Sudah Department Head-nya keluar, supervisor ikutan hilang juga. Praktis, saya memulai tahun 2010 dengan sisa laskar yang masih bertahan. Maka semua departemen berjalan dengan mengandalkan sumber daya “junior”, sumber daya lapis kedua. Ibarat tim sepakbola, saya hanya mengandalkan pemain cadangan karena pemain utamanya tidak mau dipanggil masuk squad utama. Beberapa karyawan yang potensial dididik dan diarahkan menjadi supervisor. Tentu tidak bisa instant. Perlu energi, waktu, dan kesabaran.

Peralatan kerja juga belum lengkap. Mesin belum terpasang. Proses relokasi perusahaan memang memerlukan waktu dan “pengorbanan”. Di salah satu departemen, selama 3 bulan pertama proses kerja harus dilakukan secara manual. Hasilnya, di dua bulan pertama, output tertatih-tatih. Bulan ke-3 mulai ada peningkatan. Lewat pertengahan tahun, output drop mencapai titik terendah. Setelah itu, output merangkak naik. Dan akhirnya 2010 ditutup dengan output 2,5 kali lebih besar dari target awal dan 3,5 kali lipat dari pencapaian Januari 2010. Sebuah pencapaian yang bisa membuat saya dan tim serta management tersenyum lebar.

Maka saya mencoba mengambil hikmah dari apa yang terjadi dalam setahun terakhir. Sesungguhnya, perubahan itu memerlukan pengorbanan. Perubahan adalah proses. Proses memerlukan waktu. Terkait dengan waktu, diperlukan kesabaran. Kesabaran memerlukan keteguhan sikap. Keteguhan memerlukan konsistensi. Konsistensi memerlukan komitment untuk terus pantang menyerah sampai didapat hasil yang diinginkan.

Kesedihan-kegembiraan atau kegagalan-keberhasilan adalah bagian dari putaran roda kehidupan yang mungkin akan dipergilirkan kepada kita semua. Akan ada masa naik dan akan ada masa turun. Hal terpenting adalah bagaimana bersikap dan belajar terhadap semua kejadian yang terjadi.

Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua karyawan di Divisi saya atas pencapaian luar biasa pada tahun ini. Pencapaian yang diraih oleh kerja keras kita semua. Artikel ini saya dedikasikan kepada seluruh karyawan yang telah berkorban waktu dan tenaga demi keberhasilan kita semua.

Selamat Tahun Baru. Semoga kita terus belajar untuk selalu menjadi lebih baik.

  

Banyumanik, 1 Januari 2011

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: