Skip to content

SEMANGAT LINTANG & IKAL (1)

Juli 28, 2009
tags:

Artikel ini sebenarnya saya kirimkan ke Divisi saya September tahun lalu. Namun entah kenapa tidak ter-posting di blog ini. Ada baiknya artikel tersebut saya share pada blog ini. Semoga bermanfaat.

Team Kaizen periode pertama (May – Juli ) telah selesai. Selanjutnya, Team Kaizen periode ke-2 akan dimulai pada bulan October, setelah Lebaran. Bulan September ini, untuk mengisi kekosongan, maka saya berinisiatif mengadakan “session class”, sebuah acara diskusi, sharing ide dan pengetahuan dalam suasana santai. Pada session class pertama, Selasa kemarin, diskusi cukup “hidup” dan hampir semua peserta aktif dalam acara itu. Saya cukup senang juga dengan respon dari teman-teman pada acara itu. Mudah-mudahan ini merupakan sinyal positif bahwa kita semua punya semangat belajar untuk menjadi lebih baik.

Ngomong-ngomong tentang semangat belajar, saya jadi teringat sebuah buku. Ada sebuah buku yang cukup hebat. Buku ini dicetak tahun 2005 dan sampai November 2007 sudah dicetak ulang 12 kali. Saya belum cek sampai bulan September 2008 sudah memasuki cetakan berapa. Tapi yang jelas penulisnya sudah mendapat royalty sampai milyaran rupiah dari asil penjualan buku ini. Buku itu adalah Laskar Pelangi yang ditulis oleh Andrea Hirata. Aslinya Andrea Hirata bukanlah seorang penulis. Ia sekarang masih bekerja di PT Telkom. Laskar Pelangi adalah adalah buku pertamanya yang langsung sukses luar biasa. Buku ini awalnya hanya berupa catatan yang ditulis untuk didedikasikan sebagai hadiah untuk gurunya SD-nya yang sangat berjasa. Seorang temannya melihat catatan Andrea Hirata lalu mengirimnya ke penerbit. Tak disangka, ketika diterbitkan buku itu sukses luar biasa. Mungkin ada baiknya saya cerita tentang sedikit isi dari buku itu. Mudah-mudahan ada hikmah yang bisa kita petik dari kisah nyata sarat makna yang bermanfaat bagi kita semua.

Laskar pelangi merupakan kisah nyata tentang perjuangan 10 orang anak di pulau Belitong (Belitung), Dulu Belitung adalah bagian dari propinsi Sumatera Selatan. Sekarang, Belitung bersama dengan pulan Bangka sudah menjadi propinsi sendiri, yaitu propinsi Bangka-Belitung. Cerita buku Laskar Pelangi terfokus pada 2 tokoh utama, Lintang dan Ikal. Ikal merupakan nama kecil dari penulisnya, Andrea Hirata.

Lintang dan Ikal adalah bagian laskar pelangi, kumpulan 10 anak yang bersekolah di SD Muhammadiyah. SD butut dengan gedung reyot yang hampir rubuh dan lebih mirip dengan kandang kambing daripada sebuah sekolah. Sekolah ini hampir ditutup jika muridnya kurang dari 9 orang. Akhirnya sekolah ini tidakijadi ditutup karena bisa digenapi menjadi 10 orang dengan tambahan 1 murid SD yang berumur 15 tahun dan menderita keterbelakangan mental!

Lintang adalah anak dari nelayan miskin yang tinggalnya di pesisir pantai pulau Belitong. Semangatnya untuk sekolah luar biasa tinggi. Untuk menuju ke sekolah dari rumahnya, ia harus menempuh perjalanan dengan mengayuh sepeda sepanjang 20 km sekali jalan. Jadi total 40 km pulang-pergi dengan bersepeda! Ia harus melewati jalan berkerikil dan melintasi rawa-rawa yang masih ada buayanya sebesar pangkal pohon sagu. Jika ia sampai di sekolah, akan tercium bau hangus karena ia mengenakan sandal cunghai, sandal yang terbuat dari ban mobil, yang aus karena ia terlalu lama mengayuh sepeda. Bapaknya adalah nelayan miskin, lugu, dan tak berpendidikan. Saking lugunya, saat pertama sekolah, pensil yang dibelinya untuk lintang adalah pinsil yang biasa dipakai tukang jahit untuk menggaris kain! Lintang dikarunia otak jenius dan merupakan murid paling pintar di SD yang hanya punya 10 murid itu.

Semangat belajar Lintang mengalahkan segalanya. Keinginan untuk mengangkat harkat dan martabat keluarganya menumbuhkan semngat belajar yang tinggi pada dirinya. Jarak 40 km bukan halangan bagi Lintang. Bersepeda melintasi rawa yang ada buayanya juga bukan halangan. Satu-satunya hal yang tidak sanggup ia ada hadapi adalah kuasa Tuhan!

(bersambung)

Banyumanik, 10 September 2008

Sent: Wednesday, September 10, 2008 7:57 AM

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: