Skip to content

DO YOU DO WHAT YOU LOVE? IF YOU DON’T, PLEASE LOVE WHAT YOU DO

Juli 13, 2009

 …tak gendong kemana-mana

tak gendong kemana-mana…

Penggalan di atas adalah penggalan lagu berjudul Tak Gendong yang cukup populer sekarang ini. Penyanyinya bernama Mbah Surip asal dari Mojokerto dan konon dari penjualan lagu, royalty, manggung, dan ring back tone (RBT), Mbah Surip telah mendapat milyaran rupiah. Kalau Mbah Surip bisa menuai sukses saat ini, bisa jadi karena ia (disadari atau tidak) telah melakukan apa yang disarankan dalam buku Young on Top.

Young on TopBuku Young on Top, 30 Rahasia Sukses di Usia Muda saya beli sekitar bulan April 2009. Penulis buku ini adalah Billy Boen. Siapa Billy Boen? Bagi yang sempat menyaksikan acara Kick Andy dengan tema orang-orang muda berprestasi di Metro TV bulan Mei kemarin, mungkin sudah tahu siapa Billy Boen. Saat tampil di Kick Andy, Billy Boen tampil di segmen terakhir dan semua penonton acara tersebut diberi hadiah buku yang ia tulis, Young on Top.

Billy Boen memperoleh gelar Bachelor of Science dari Utah State University, Amerika. Lalu ia melanjutkan kuliahnya dan mendapat gelar Master of Business dari State University of West Georgia, Amerika Serikat. Sekembali dari Amerika ia sempat bekerja di Nike dan Oakley di Jakarta. Sekarang ini ia dipercaya untuk mengawasi 3 perusahaan yang berada di salah satu Divisi Keuangan dari MRA Group. MRA Group sendiri adalah perusahaan yang mempunya beberapa divisi diantaranya, Printed Media, Broadcast Media, Automotive, Retail and Lifestyle serta Food and Baverage. Yang istimewa, posisi puncak dan strategis yang ia jabat sekarang, diperoleh Billy Boen dalam usianya yang baru 30 tahun!

Apa rahasia Billy Boen sehingga ia mampu sukses di usia yang relatif muda? Ada 30 rahasia sukses yang dipaparkan Billy Boen dalam buku Young on Top. Bagi saya, buku ini cukup menarik. Menarik, karena menurut saya Billy Boen juga seorang penulis yang baik. Cara ia bertutur dalam buku tidak membosankan dan tidak penuh dengan teori karena isi buku juga disertai dengan pengalaman pribadinya saat bekerja sebagai seorang profesional.

Dari 30 rahasia sukses tersebut, rahasia sukses pertama adalah do what you love, love what you do. Jika mengerjakan sesuatu yang disukai (do what you love), segala permasalahan yang muncul akan dianggap sebagai tantangan bukan sebagai beban. Karena dianggap sebagai tantangan, maka setiap muncul masalah selalu diikuti dengan keinginan kuat untuk mengatasi masalah tersebut. Mirip orang yang sedang mendaki gunung, medan yang berat, dingin, jurang, tebing yang terjal merupakan tantangan yang harus ditaklukkan. Berbeda jika mengerjakan pekerjaan yang tidak disukai, masalah yang timbul sangat mungkin dianggap sebagai penghalang tanpa keinginan kuat untuk diselesaikan. Kembali ke Mbah Surip, konon dulu, Mbah Surip sempat bekerja di perminyakan. Lalu ia memilih menggelandang di Jakarta mengerjakan hal yang ia senangi (do what you love), menyanyi reggae.

 …jika mengerjakan yang disukai, masalah adalah tantangan bukan beban…

Faktanya, tidak semua orang mendapat pekerjaan sesuai dengan yang ia senangi dan banyak yang terpaksa bekerja di bidang yang ia tidak sukai. Pada case seperti ini ada 2 pilihan, mencari pekerjaan lain sesuai dengan kesenangan kita atau tetap bertahan dengan pekerjaan sekarang dengan mencintai pekerjaan tersebut (love what you do).

Donald Trump bilang, bekerjalah dengan passion. Passion hanya bisa muncul jika kita mencintai pekerjaan. Toh, jika pekerjaan sekarang bukan pekerjaan yang diharapkan, bertahan tanpa berusaha menyukai pekerjaannya bukanlah pilihan yang baik. Motivasi dan semangat kerja rendah, antusiasme tidak ada, hasil kerja tidak maksimal, dan efeknya performance pribadi tidak bagus. Kesempatan karir dan promosi tidak akan hinggap pada karyawan dengan motivasi dan performance rendah. Jadi, jika bertahan dengan pekerjaan sekarang, tidak ada pilihan lain, love what you do.

Do you do what you love? If you don’t, please love what you do, demikian nasehat Billy Boen. 

 

Banyumanik, 11 Juli 2009 

4 Komentar leave one →
  1. ur friend... DRW permalink
    Juli 16, 2009 1:51 am

    kok sama persis buku nya barusan gw beli tuuch…

    • Fadhly Syofian permalink*
      Juli 16, 2009 12:22 pm

      sama persis yang nggak lah boss…
      kalau temanya memang mengambil topik yang sama dari rahasia no 1 dari buku itu.

      cieehh si bos emailnya dah lain nih sekarang….sangar euy, sudah mulai handle operational pabrik nih kaya’nya… pantesan bawaannya beli buku terus…🙂

      Btw, masih belum berubah aja tuh kebiasaan lama. Kirim email jam 1 malem, masih suka insomia ya bos….🙂 Pasti bangun paginya susah, bangun jam 9 pagi dah bagus tuh. Kaya’ jaman kuliah dulu,kalau kuliah pagi banguninnya nggak cukup dipanggil, tapi harus pake TOA…..hahaha🙂

  2. Agustus 21, 2009 1:44 am

    I’m glad that you found it applicable. Thanks for all the compliments. GBU!

    BB

    [FS]
    Hello Billy,
    It was surprised me to get comment from you. Thanks in spending your time to read article in my blog. And also thanks for some input I got from your book.

    My regards,
    FS

    • Fadhly Syofian permalink*
      Agustus 24, 2009 12:43 pm

      [FS]
      Hello Billy,
      It was surprised me to get comment from you. Thanks in spending your time to read article in my blog. And also thanks for some input I got from your book.

      My regards,
      FS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: