Skip to content

PENTINGNYA (COMPANY) VALUE (2)

Mei 12, 2009

Value (MarkPlus Model)

Value (MarkPlus Model)

Seorang pimpinan perusahaan pernah hampir memotong dasi yang dipakai oleh seorang karyawannya. “Kalau ada karyawan saya yang pakai dasi ke tempat kerja, dasinya akan saya potong”, ancamnya . Saat ditanya, si pimpinan menjawab bahwa yang ia lakukan itu semata-mata demi identitas perusahaan. Perusahaannya adalah perusahaan yang bergerak di dunia multi media yang terkait dengan portal berita online. Menurut pimpinan tersebut, dunia internet on line merupakan perusahaan yang memerlukan tingkat kreativitas tinggi. Untuk itu diperlukan individu karyawan yang kreatif pula. Tingkat kreativitas itu harus didukung dengan suasana kerja yang bebas dan tak terlalu terikat dengan aturan yang kaku termasuk pula dalam hal cara berpakaian. Cara berpakaian yang formal dengan berdasi dan berjas, dianggap terlalu kaku dan tidak sesuai dengan nilai perusahaan yang mengedepankan kebebasan, lepas, non formal, tidak jaim (jaga image), tapi penuh daya kreativitas tinggi. Sikap yang diambil oleh pimpinan itu terkait dengan COMPANY VALUE.

Sewaktu saya mempresentasikan Company Value (Nilai Perusahaan) saat Training Day 23 April 2009 di Hotel Semesta Semarang, mungkin banyak yang bingung tentang apa itu value, apa fungsi value, dan apa peran value bagi perusahaan atau bagi karyawan. Seperti yang saya bilang di awal presentasi saya pada saat itu, membicarakan value adalah membicarakan sesuatu yang abstrak dan tidak kelihatan sehingga saya perlu lebih “berjuang” agar materi ini lebih mudah dipahami. Saat beberapa waktu kemudian saya coba kembali bertanya kepada beberapa karyawan apa value dari MSI, banyak yang tak mampu menjawab. Ini menunjukkan belum semua karyawan “ngeh” terhadap apa yang saya sampaikan mengenai company value. Untuk itulah saat kembali harus mempresentasikan Company Value pada 8 Mei 2009 secara lebih mendalam, saya tambahkan beberapa ilustrasi agar lebih mudah dipahami.

Bagi perusahaan, company value merupakan suatu identitas personality (kepribadian). Nilai (value) yang diyakini akan berpengaruh terhadap perilaku. Contoh, anak-anak muda yang bergaya punk pasti sangat dipengaruhi oleh nilai yang diyakininya. Bagi mereka nilai kebebasan berekspresi ditunjukkan dalam hal perilaku berpakaian. Mengunakan pakaian yang umumnya berwarna hitam yang sobek di sana-sini, berkelompok, rambut dibuat model spiky kayak buah durian yang dicat berwarna-warni dan masih ditambah dengan bagian tubuh yang di-piercing (ditindik). Jika ditanya ke saya apakah saya mau bergaya punk, jawaban saya, tidak mau. Karena apa? Karena nilai (value) yang saya yakini berbeda dengan nilai (value) yang diyakini para anak punk, sehingga tindakan saya dalam hal cara berpakaian juga tidak sama dengan anak punk. Ini salah satu ilustrasi betapa sebuah nilai yang diyakini (shared values) sangat mempengaruhi perbuatan yang dilakukan (common behavior).

Ada 2 hal penting dalam pembentukan budaya perusahaan, yaitu shared value dan common behavior. Jika shared value itu diyakini oleh karyawan lalu dipraktekkan maka nilai tersebut akan terlihat dalam tingkah laku karyawan (common behavior). Jika nilai-nilai perusahaan ini dipraktekkan teruse menerus, berulang-ulang, terus menerus, maka ia akan menjadi budaya perusahaan (company culture).

Jadi jika ada pertanyaan, apa fungsi value bagi perusahaan, maka jawabannya adalah value berfungsi sebagai tuntunan (guiding principles). Nilai perusahaan (Company Values) akan membentuk kepribadian (personality) perusahaan. Keperibadian ini diperlukan karena perilaku ini yang akan menuntun perusahaan untuk mencapai visi dan misi perusahaan.

Jadi jika company value MSI adalah SERVICE (Skill, Excelent, Relationship, Value, Integrity, Committment, Everlasting), maka nilai (value) SERVICE ini harus diyakini dan diadopsi oleh karyawan, dipraktekkan dalam aktivitas kerja sehari-hari, dan dilakukan berulang-ulang, terus-menerus untuk kemudian menjadi budaya (company culture). Dan ini menjadi tugas dari kita semua.

Banyumanik, 9 Mei 2009

Sent: Monday, May 11, 2009 6:14 PM

2 Komentar leave one →
  1. Lili permalink
    Maret 23, 2016 10:47 am

    Terima Kasih. Sangat menginspirasi sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: