Skip to content

PANTANG MENYERAH!

Mei 11, 2009
tags:

Bumi itu berputar atau berotasi pada sumbunya. Karena bumi berputar, roda kehidupan makhluk yang ada di muka bumi juga berputar pula. Dan hukum itu juga berlaku bagi manusia, sang khalifatul fil ardh. Ada kalanya nasib manusia berada “di atas”, ada kalanya pula ada “di bawah”. Kalau ada sedang ada “di atas”, biasanya tidak begitu masalah. Tapi kalau sedang ada “di bawah”, nah…..ini yang butuh kesiapan dan kesabaran. Tapi bumi tetap terus berputar, kehidupan tetap terus berjalan, tak peduli apakah kita ini sedang berada “di bawah” sekalipun. Itu sebabnya banyak orang bilang, hidup itu perjuangan sebab kita harus tetap berjuang memperjuangkan nasib kita bagaimanapun kondisinya.

Jika ingin mengambil cerita tentang bagaimana seorang bisa terus berjuang tanpa menyerah, maka cerita berikut adalah contoh cerita yang paling tepat.

Ia adalah seorang yang melarat, berkali-kali gagal dalam hidupnya bahkan sampai pernah terkena gangguan urat syaraf. Orang ini mempunyai cukup alasan untuk menyerah, namun ia tidak pernah melakukannya. Berikut riwayat perjalanan hidupnya;

1816, keluarganya dipaksa untuk keluar dari rumah mereka. Ia harus bekerja untuk menghidupi mereka.

1818, ibunya meninggal dunia.
1831, gagal dalam bisnis.
1832, mencalonkan diri untuk duduk di dewan perwakilan di negara bagiannya,…….kalah.

1832, kehilangan pekerjaannya. Ingin masuk ke fakultas hukum, tetapi gagal.

1833, meminjam sejumlah uang dari seorang teman untuk memulai bisnis, dan pada akhir tahun ia jatuh bangkrut. Ia menghabiskan 17 tahun dari kehidupannya untuk membayar kembali utang ini.

1834, mencalonkan diri untuk menjadi anggota dewan perwakilan di Negara bagiannya,…….menang.

1835, bertunangan, kekasihnya meninggal dan hatinya serasa hancur berkeping-keping.

1836, terserang gangguan saraf total dan tergolek di ranjang selama enam bulan.

1838, berusaha menjadi juru bicara dewan perwakilan di negara bagiannya,…….kalah.

1840, berusaha menjadi anggota badan pemilihan,…….kalah.
1843, mencalonkan diri untuk Kongres,…….kalah.

1846, mencalonkan diri kembali untuk Kongres, kali ini dia menang. Pergi ke Ibukota dan menunaikan tugas dengan baik.

1848, mencalonkan diri untuk dipilih kembali di Kongres,…….kalah.
1849, mencari pekerjaan sebagai pegawai kantor urusan tanah di Negara bagiannya,…….ditolak.

1854, mencalonkan diri untuk Senat negaranya,…….kalah.

1856, berusaha mendapatkan pencalonan Wakil Presiden di konvensi nasional partainya namun hanya memperoleh kurang dari seratus suara.

1858, mencalonkan diri lagi untuk Senat, sekali lagi dia kalah.

1860, terpilih menjadi presiden di negaranya.

Abraham Lincoln (picture by wikipedia)

Abraham Lincoln (picture by wikipedia)

Dialah Abraham Lincoln (1809-1865)……Presiden Amerika yang termashyur karena menghapus perbudakan di Amerika. Menjabat presiden Amerika selama 2 periode 1861-1865.

Jalan itu licin dan menggelincirkan. Satu kakiku terpeleset di atasnya, menendang kaki lainnya keluar dari jalur, namun aku kembali tegak dan berkata kepada diriku sendiri, “Itu cuma terpeleset dan aku bukan jatuh.” (Abraham Lincoln)

Tanjung Emas, 7 April 2009

 

Sent: Tuesday, April 07, 2009 6:33 PM

2 Komentar leave one →
  1. Juni 15, 2009 12:11 pm

    autobiografi yang menarik…
    tidak ada orang sukses tanpa kegagalan
    salam kenal ^^
    kunjungan balik sangat diharapkan

  2. November 23, 2010 5:29 pm

    salam kenal🙂
    izin share ke FB ya gan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: