Skip to content

PELAJARAN DARI KANCIL DAN KURA-KURA (3)

Februari 15, 2009
tags:

picture by e-smartschool.com

picture by e-smartschool.com

Cerita kancil-dan kura-kura masih berlanjut. Setelah 3 kali berlomba dan bersaing satu sama lain, kancil dan kura-kura sama-sama mengevaluasi diri. Mereka berpikir, bagaimana jika mereka tidak bersaing tapi justru bekerja sama dalam satu team. Mereka bersepakat, jika perlombaan kembali dilakukan secara team hasilnya pasti lebih baik. Titik start dan finish ditentukan. Tempat dan rute lomba pun disetujui. Mereka pun setuju untuk berlomba sekali lagi untuk terakhir kalinya. Mereka berlomba secara team.

Perlombaan pun dimulai. Mereka pun berlari, tapi karena ini adalah team work, kancil berlari dengan menggendong kura-kura. Kancil yang cepat berlari di darat mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk sampai secepat mungkin. Berkat team work, mereka tiba bersamaan di tepi sungai. Sesampai di tepi sungai, giliran si kura-kura beraksi. Kancil berdiri di atas bilah bamboo yang ditarik oleh kura-kura menyeberangi sungai. Setelah menyeberangi sungai, giliran kancil kembali yang menggendong kura-kura. Akhirnya kancil dan kura-kura dapat tiba di garish finish bersamaan. Hebatnya, waktu yang mereka tempuh jauh lebih cepat! Inilah kekuatan team work!

Pelajaran #4;

Memiliki kecerdasan dan kekuatan fisik memang penting. Namun dalam sebuah team, kemampuan bekerja sama jauh lebih penting. Tiap orang mempunyai kekuatan dan kelemahan. Team work akan memperkuat kekuatan/kelebihan menjadi semakin solid dan menutupi kelemahan. Team work adalah kemimpinan yang didasarkan pada situasi, yaitu memberikan peranan kepada orang sesuai dengan kompetensi inti yang dimilikinya.

Beberapa pelajaran bisa kita petik dari kisah kancil dan kura-kura ini. Kancil dan kura-kura tidak pernah menyerah terhadap kegagalan. Keduanya juga selalu melakukan evaluasi diri untuk memenangkan persaingan. Kisah ini juga mengajarkan pentingnya planning dan strategi untuk menang. Keberhasilan memerlukan kerja keras dan juga kerja smart. Kerja keras mengandalkan usaha fisik sedang kerja smart mengandalkan strategi. Berkompetisi tidak selalu berfokus pada saingan namun perlu juga berkompetisi dengan situasi.

Kancil mampu mengevaluasi diri dan tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Kura-kura menyadari bahwa ia lambat, namun ia konsisten. Kura-kura sadar secara fisik ia pasti kalah dengan kancil, namun ia punya semangat untuk selalu menang. Ia tidak mungkin menang beradu fisik sehingga memaksanya untuk menggunakan strategi untuk menang. Kura-kura mengilhami kita jika berlomba di medan yang menjadi kekuatan utamanya ia akan menang walaupun secara fisik ia kalah.

Pada akhirnya, kancil dan kura-kura sadar bahwa mereka punya kelebihan dan kelemahan. Kancil kuat di darat, namun kura-kura lebih hebat di air dari kancil. Takkan mungkin mereka menaklukkan medan jika berjuang sendiri-sendiri. Mereka harus bekerja sama! Kerja sama akhirnya membuat kancil dan kura-kura tiba di garis finish secara bersama dan lebih cepat. Inilah kekuatan utama team work! Sebuah kekuatan yang dihasilkan dari sinergi yang muncul dari keikhlasan melepaskan ego pribadi demi kepentingan bersama untuk mencapai tujuan team/organisasi.

 Tanjung Emas, 27 December 2008

Sent: Friday, December 26, 2008 10:34 PM

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: