Skip to content

PELAJARAN DARI KANCIL DAN KURA-KURA (1)

Februari 15, 2009
tags:

picture by naufalaziz

picture by naufalaziz

Suatu ketika saya mendapat email dari soerang Department Head. Isinya adalah kisah tentang persaingan kancil dan kura-kura. Saya telah pernah mendengar dan membaca cerita ini saat masih SD dulu walaupun dalam versi yang sedikit berbeda. Setelah berselang 20 tahun lebih ternyata email itu adalah cerita versi paling mutakhir tentang kisah kancil dan kura-kura. Karena cerita itu sarat makna, ada baiknya saya share kepada rekan-rekan semua. Semoga ada manfaat yang bisa diambil dari cerita ini.

Alkisah, kancil dan kura-kura bersaing satu sama lainnya. Kancil yang sombong menantang kura-kura untuk berlomba mencapai tempat tertentu. Titik start dan finish pun ditentukan dan disepakati keduanya. Siapa yang paling cepat sampai di garis finish, dialah yang lebih hebat. Kura-kura menyetujui tawaran si kancil.

Saat lomba dimulai, dengan cepat kancil melesat jauh meninggalkan kura-kura di belakang. Ini memang bukan perlombaan yang berimbang. Kura-kura memang bukan atlet lari yang baik. Demi melihat kura-kura yang jauh tertinggal, maka kancil pun berhenti, berteduh-tiduran di bawah pohon, bersantai ria, sambil menunggu kura-kura. Angin sepoi-sepoi memberatkan mata kancil sehingga tanpa sadar akhirnya ia tertidur. Saat bangun, kancil melihat kura-kura telah sampai di garis finish. Kura-kura keluar sebagai pemenang perlombaan!

Pelajaran #1;

Walaupun lambat namun konsisten, tetap punya peluang untuk mencapai tujuan (goal). Konsistensi adalah kunci penting memenangkan perlombaan. Selain itu kelengahan dan kesombongan adalah jalan menuju kekalahan.

Kancil yang kalah dan menyesali kebodohannya. Ia pun melakukan evaluasi, kenapa ia bisa kalah. Secara fisik ia jauh lebih kuat dan lebih kencang berlari dari kura-kura. Akhirnya ia-pun berkesimpulan bahwa ia kalah karena ia terlalu pongah dan menganggap enteng lawan. Kancil bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kancil menantang kembali kura-kura untuk bertanding ulang dengan syarat dan rute yang sama. Kura-kura pun setuju. Saat lomba telah dimulai, kancilpun berlari sekuat tenaga, tanpa henti. Dan hasilnya juga mudah ditebak. Kancil memenangkan perlombaan dengan meninggalkan kura-kura jauh tertinggal di belakang. Kancil menang mutlak!

Pelajaran #2;

Mereka yang cepat dan konsisten akan mengalahkan mereka yang lambat tapi konsisten. Konsisten itu penting, namun konsisten saja tidak cukup. Perlu juga kecepatan untuk bersaing dan menang. Kekalahan juga bukan akhir segalanya. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana mensikapi kekalahan, melakukan evaluasi, dan tidak melakukan kesalahan yang sama.

Ternyata cerita ini masih berlanjut. Ada versi mutakhir dari cerita ini…..(bersambung)

 

Tanjung Emas, 11 December 2008

 

Sent: Thursday, December 11, 2008 2:42 AM

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: