Skip to content

SEMANGAT KIASU

Agustus 15, 2008
tags:

burger1Beberapa tahun yang lalu ada kata yang sangat populer di Singapura. Kata tersebut adalah “kiasu”. Begitu populernya kata ini, sampai-sampai mengilhami waralaba McDonalds untuk menciptakan burger yang disebut dengan Kiasu Burger. Seolah mencoba merefleksikan arti dari kata kiasu, McDonalds menyatakan kesiapannya untuk bersaing dan tidak takut kepada para pesaingnya. Bagaimana tidak, kiasu burger dibuat dengan daging yang 2 kali lebih tebal serta keju yang 2 kali lebih banyak tetapi dijual dengan harga tetap. Dikampanyekan selama 3 bulan, kiasu burger terbukti sukses besar di Singapura. Mengapa kiasu begitu populer?

Kata kiasu sendiri berasal dari bahasa Hokian yang merupakan bahasa tradisionil yang sehari-hari dipakai rakyat Singapura . Secara harfiah, “kia” berarti takut sedangkan “su” berarti kalah, sehingga kiasu dapat diartikan takut kalah. Bagi orang Singapura, jika mereka tidak ingin kalah, maka mereka harus menjadi yang terbaik. Inilah salah satu cara pemerintah Singapura untuk mengingatkankan bangsanya untuk jangan sampai kalah, jadilah yang terbaik, dan terus mengasah diri. Orang Singapura memang memiliki sifat untuk takut kalah. Mengapa? Karena sebagai bangsa Singapura memang kurang beruntung, bahkan dibandingkan dengan Indonesia.

Bangsa Singapura sadar bahwa dengan luas negara yang kecil dan miskin sumber daya alam, maka untuk bisa survive dan bersaing dengan negara lain mereka harus berjuang dan berusaha keras. Untuk itu sumber daya manusia merupakan asset penting yang harus diperhatikan dengan cara meningkatkan mutu pendidikan, mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Sejak kelas 1 SD murid-murid sudah diperkenalkan dengan komputer. Bahkan untuk meningkatkan kedisplinan warganya, setiap rakyat Singapura diwajibkan ikut wajib militer selama 2 tahun. Walaupun di satu sisi merepotkan, hasil yang dicapai luar biasa. Singapura memiliki sumber daya manusia handal dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi. Singapura juga mencuat menjadi salah satu negara maju dengan pendapatan per kapita penduduk tertinggi di dunia. Slogan beware of kiasu adalah salah satu cara pemerintah Singapura untuk mengingatkan rakyatnya bahwa kemauan untuk terus belajar dan mengasah diri adalah syarat mutlak jika mereka ingin bersaing dengan bangsa lain di tengah kekurangan dan ke-tidakberuntung-an mereka sebagai bangsa.

Hikmah apa yang dapat dipetik? Bahwa kekurangan belum tentu akan menjadi kelemahan. Justru sebuah kekurangan akan menjadi kelebihan dan keunggulan bila kita tidak mudah berputus asa dan mampu berfikir kreatif. Singapura adalah salah satu contoh. Keinginan untuk terus belajar dan menjadi yang terbaik adalah kunci keberhasilan. Jika perusahaan besar seperti McDonalds saja masih tetap belajar dan menjiwai semangat kiasu, maka tidak ada salahnya bagi kita untuk mengadopsi semangat tersebut dan memacu diri untuk terus belajar tanpa mempedulikan batasan-batasan umur, pangkat, jabatan, dan status sosial.

Tanjung Emas, 29 Juni 2000

Sent: Thursday, June 19, 2008 7:43 AM

2 Komentar leave one →
  1. Tutut permalink
    September 24, 2008 10:51 pm

    That’s true,saya terkesan dgn kalimat kekurangan bisa menjadi kelebihan..anda bnr2 bs menumbuhkan tekad sy utk terus semangat menyelesaikan pekerjaan di kantor..thank you,my friend (phytagoras smada)

  2. Februari 6, 2012 11:27 pm

    kantor pak polisi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: