Skip to content

KOLONEL SANDERS

Agustus 15, 2008
tags:

colonel_harland_sanders21Saat bekerja tidak selamanya kita berada dalam motivasi tinggi. Ada saat tertentu dimana kita sangat bersemangat, namun ada kalanya juga kita merasa semangat kerja yang menurun. Saya pun terkadang merasakan hal seperti ini. Item yang bermasalah, overtime yang tinggi, planning kerja yang tidak berjalan, jumlah container yang merambat seperti jalannya siput, terkadang membuat saya down. Terkadang muncul juga rasa putus asa. Setiap kali rasa putus asa ini datang, setiap kali pula saya “melawan” agar perasaan seperti ini tidak berlarut-larut. Dan untuk melawan rasa putus asa ini, maka saya selalu teringat sebuah cerita tentang kekuatan semangat pantang menyerah dalam menggapai keberhasilan.

Jika kita datang ke restoran cepat saja Kentucky Fried Chicken (KFC), ada sebuah patung lelaki tua, tinggi besar, agak gendut, berambut putih, berjas putih, dan celana putih. Patung ini adalah patung Kolonel Sanders. Ia adalah pemilik dan penemu resep ayam goreng yang akhirnya terkenal ke seluruh dunia termasuk di Indonesia. Mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa sukses yang diraih oleh Kolonel Sanders atas resep ayam gorengnya merupakan perjuangan yang panjang. Kolonel Sanders memulai usaha ayam goreng ini dari nol. Ia menawarkan resep ayam goreng dari satu restoran ke restoran lain. Dengan setelah jas putih, celana putih dan topi putih sebagai seragam dagangnya, Kolonel Sanders dengan mobil van-nya berkeliling dari ke berbagai restoran. Setiap kali datang ke restoran menawarkan ayam goreng, setiap kali pula dagangannya ditolak. Lalu ia pergi ke restoran lainnya, dagangannya tetap ditolak. Di hari lain, kembali ia menemui restoran yang mau menjual ayam gorengnya, namun hasilnya tetap ditolak. Begitu seterusnya, ia menjalani hari-hari yang melelahkan bahkan menjengkelkan karena semakin sering ia menawarkan ayam gorengnya, semakin sering pula ia ditolak.

Di usia yang sudah tidak muda lagi dan di saat kebanyakan orang memutuskan untuk pensiun, menikmati hari tua, bersantai bersama anak-cucu, justru Kolonel Sanders memantapkan diri untuk membangun bisnisnya. Hasilnya, PENOLAKAN BERKALI-KALI! Jika bukan karena semangat juang, motivasi tinggi, dan positive thinking, tidak mungkin ia akan bertahan. Laki-laki tua, berkeliling ke restoran-restoran, dan selalu ditolak. Orang normal pasti sudah menyerah dalam situasi sperti itu. Namun Kolonel Sanders memang bukan orang normal. Ia adalah orang luar biasa, dengan motivasi luar biasa, dan daya juang yang luar biasa pula. Penolakan berkali-kali itu tidak pernah menyurutkan tekadnya; MEMBANGUN BISNIS AYAM GORENG!

Tahukah berapa kali Kolonel Sanders ditolak saat ia menawarkan resep ayam gorengnya?

1002 kali! Kolonel Sanders ditolak sampai 1002 kali sampai akhirnya resep ayam goreng itu diterima dan sukses ke seluruh dunia! Perjuangannya yang tak kenal lelah tanpa mengenal putus asa terbayar karena setelah itu ia menjadi multi jutawan. Ini adalah sebuah kisah tentang pentingnya motivasi. Motivasi disertai semangat pantang menyerah yang berbuah keberhasilan.

Jika kita pernah gagal, apakah percobaan atau usaha kita sudah dilakukan sampai 1002 kali? Jika “belum”, maka seharusnya kita tidak berputus asa.

Jika suatu saat rasa putus asa menghinggapi kita, ingatlah kisah Kolonel Sanders ini.

Banyumanik, 8 Juli 2008

Sent: Wednesday, July 09, 2008 7:37 AM

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: